Banyak programmer pemula melompati kebiasaan dokumentasi program karena ingin cepat lihat hasil, padahal ini justru sering jadi sumber masalah di kemudian hari.
Kebiasaan menulis nama variabel dan fungsi yang jelas juga sering diremehkan, padahal ini yang paling membantu ketika program perlu dibaca ulang beberapa bulan kemudian.
Langkah pertama biasanya dimulai dari memahami masalah yang ingin diselesaikan secara jelas, sebelum memikirkan teknologi atau bahasa pemrograman apa yang akan dipakai.
Pengujian sebaiknya dilakukan bertahap, bukan menumpuk semua fitur dulu baru dites di akhir — cara ini biasanya membuat bug lebih sulit dilacak sumbernya.
Setelah alur besar dipahami, memecah masalah menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dikerjakan satu per satu akan membuat proses coding terasa jauh lebih ringan.
Menguasai kebiasaan dokumentasi program sejak awal akan terasa manfaatnya justru ketika program sudah semakin besar dan kompleks.